- 12 Des 2025, 14.52
- 3 min read
Aktivitas On-Chain XRP Ledger Anjlok 89%, Biaya Transaksi Turun ke Level Desember 2020
XRP kembali disorot karena indikator fundamental on-chain yang mengkhawatirkan analis. Data terbaru dari Glassnode menunjukkan volume transaksi ekonomi dan minat penggunaan XRP Ledger (XRPL) telah menurun drastis. Biaya harian yang dikumpulkan di seluruh jaringan telah menyusut 89%, dari 5.900 XRP pada Februari menjadi sekitar 650 XRP saat ini, kembali ke level Desember 2020. Penurunan tajam dalam aktivitas yang didorong oleh transaksi ini mengindikasikan melemahnya permintaan dari pelaku penggunaan jaringan dan pedagang derivatif, yang sering mendahului penurunan pasar yang lebih dalam.

Aktivitas On-Chain XRP Merosot 89%, Analis Khawatirkan Fundamental Jaringan
XRP saat ini kembali menjadi sorotan di pasar aset digital, tetapi kali ini bukan karena berita kemenangan regulasi melainkan karena alasan yang lebih mengkhawatirkan bagi para analis fundamental. Meskipun sempat menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan AS, aset ini kini bergulat dengan perlambatan tajam di beberapa indikator inti yang mendukung kekuatan pasarnya.
Data on-chain terbaru menunjukkan adanya penurunan drastis dalam minat dan utilitas penggunaan XRP Ledger (XRPL). Analis memperingatkan bahwa fokus yang terlalu besar pada pergerakan harga sesaat mengabaikan gambaran yang lebih luas, yaitu melemahnya permintaan dari pelaku penggunaan jaringan dan pedagang derivatif. Kombinasi ini sering dianggap sebagai sinyal yang mendahului penurunan pasar yang lebih dalam.
Penurunan Drastis Volume Transaksi Ekonomi
Data terbaru yang dikumpulkan oleh Glassnode menyoroti penurunan dramatis dalam volume transaksi ekonomi XRP Ledger. Metrik kunci yang menjadi perhatian utama adalah jumlah biaya yang dikumpulkan di seluruh jaringan.
- Tren Biaya Menurun: Jumlah biaya yang dikumpulkan terus menurun sejak awal tahun dan kini telah kembali ke level yang terakhir kali diamati pada Desember 2020.
- Angka Biaya Harian: Biaya harian telah menyusut menjadi sekitar 650 XRP, penurunan tajam dari puncak 5.900 XRP yang tercatat pada awal Februari.
Dalam persentase, penurunan ini mewakili anjloknya aktivitas sebesar 89%, menandakan penurunan tajam dalam aktivitas yang didorong oleh transaksi dan utilitas riil jaringan.
Sinyal Melemahnya Permintaan Jaringan
Penurunan biaya transaksi adalah indikator langsung dari melemahnya permintaan untuk menggunakan jaringan XRPL itu sendiri. Ketika biaya transaksi turun, ini menunjukkan bahwa jumlah transaksi (baik pembayaran, pengiriman, atau interaksi smart contract) yang terjadi di ledger tersebut berkurang secara signifikan.
Fenomena ini mengindikasikan dua kekhawatiran utama:
- Pelaku Penggunaan Jaringan (Utilitas): Entitas yang menggunakan XRPL untuk tujuan operasional atau pembayaran (seperti yang diposisikan oleh Ripple) tampaknya mengurangi penggunaan mereka.
- Pedagang Derivatif: Penurunan biaya juga dapat mencerminkan berkurangnya aktivitas oleh pedagang dan bot yang mengandalkan transaksi on-chain cepat untuk arbitrasi atau trading berfrekuensi tinggi.
Analisis Risiko Jangka Pendek
Bagi para analis, penurunan fundamental on-chain ini menimbulkan risiko yang jelas. Meskipun narasi harga mungkin didukung oleh sentimen, likuiditas, dan momentum makro, kurangnya dukungan dari utilitas jaringan dapat membuat harga rentan terhadap koreksi tajam.
Kekhawatiran utama adalah bahwa valuasi XRP saat ini didukung oleh spekulasi daripada metrik pertumbuhan penggunaan ledger, menciptakan ketidakseimbangan antara fundamental dan harga pasar.
Kesimpulan
Penurunan biaya transaksi XRP Ledger sebesar 89% ke level yang terakhir terlihat pada akhir tahun 2020 merupakan sinyal bearish yang jelas dari perspektif fundamental on-chain. Sementara sentimen dapat sementara menopang harga, analis menekankan bahwa tanpa adanya peningkatan berkelanjutan dalam utilitas jaringan dan volume transaksi riil, XRP mungkin menghadapi tantangan untuk mempertahankan kekuatan pasarnya dalam jangka panjang.
Related Posts
Artikel terkait yang mungkin Anda suka
State Street dan Galaxy Digital Luncurkan SWEEP, Dana Likuiditas Tokenisasi Berbasis PYUSD di Solana

The Fed Pangkas Suku Bunga 25 BPS, Prioritaskan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja di Tengah Inflasi

Stripe Akuisisi Tim Valora untuk Perluas dan Perkuat Layanan serta Produk Kripto

HashKey Ajukan IPO, Siap Jadi Bursa Kripto Publik Pertama Hong Kong di Pasar Saham Lokal

Ho Chi Minh City & Binance Resmi Berkolaborasi: Fondasi Baru Vietnam International Financial Centre

Pakistan Pertimbangkan Gunakan Surplus Energi 20 GW untuk Dukung Infrastruktur Bitcoin Mining & AI

Latest Posts
Artikel terbaru dari blog kami









