husni
husni
  • 06 Jan 2026, 16.12
  • 3 min read
News

Bank of America Resmi Buka Akses ETF Bitcoin: Perubahan Haluan dari "Rahasia Kotor" ke Alokasi Strategis

Bank of America Corp resmi mengizinkan lebih dari 15.000 penasihat Merrill dan Private Bank untuk merekomendasikan empat ETF Bitcoin spot kepada klien kaya mereka mulai 5 Januari 2026. Langkah ini menandai bank terakhir di antara "Empat Besar" AS yang membuka akses institusional penuh ke Bitcoin. Perubahan kebijakan ini merupakan pembalikan drastis dari sikap skeptis bank pada tahun 2021, di mana kini CIO mereka justru menyarankan alokasi aset digital sebesar 1% hingga 4% bagi portofolio klien yang memenuhi kriteria.

Bank of America Resmi Buka Akses ETF Bitcoin: Perubahan Haluan dari "Rahasia Kotor" ke Alokasi Strategis

Bank of America Lengkapi Adopsi Institusional: 15.000 Penasihat Kini Bisa Rekomendasikan ETF Bitcoin

Mulai 5 Januari 2026, peta jalan investasi digital di Amerika Serikat memasuki babak baru. Bank of America Corp secara resmi memberikan lampu hijau bagi lebih dari 15.000 penasihat keuangan di bawah bendera Merrill dan Private Bank untuk secara proaktif merekomendasikan empat ETF Bitcoin spot kepada nasabah mereka.

Langkah ini menjadikan Bank of America sebagai bank besar terakhir yang bergabung dengan jajaran raksasa Wall Street lainnya seperti JPMorgan Chase & Co., Citigroup Inc., dan Morgan Stanley dalam membuka akses Bitcoin institusional bagi klien kelas atas.


Dari Skeptis Menjadi Strategis

Perubahan kebijakan ini menandai titik balik yang sangat kontras dibandingkan posisi bank beberapa tahun silam. Pada Maret 2021, Bank of America sempat merilis catatan riset fenomenal berjudul “Rahasia Kotor Bitcoin” yang secara tegas menyatakan bahwa tidak ada alasan fundamental yang kuat untuk memiliki aset kripto tersebut.

Namun, dinamika pasar dan permintaan klien telah mengubah paradigma tersebut:

  • Rekomendasi CIO: Chief Investment Officer (CIO) bank kini menyarankan alokasi sebesar 1% hingga 4% dalam aset digital untuk portofolio yang sesuai.
  • Akses Platform: Penasihat kini memiliki panduan formal serta pelatihan khusus untuk membantu klien menavigasi volatilitas Bitcoin di dalam struktur ETF.
  • Validasi Institusional: Dengan masuknya Bank of America, seluruh empat bank terbesar di AS kini secara resmi telah mengadopsi Bitcoin sebagai kelas aset yang sah.

Dampak Bagi Arus Modal Masuk

Membukanya akses bagi 15.000 penasihat Merrill bukan sekadar perubahan aturan internal, melainkan pembukaan saluran likuiditas baru yang sangat besar bagi pasar kripto. Penasihat Merrill dikenal mengelola dana nasabah dengan kekayaan bersih tinggi (High Net Worth Individuals), yang selama ini mungkin menahan diri dari Bitcoin karena keterbatasan akses melalui perbankan tradisional.

Peralihan dari sikap antipati ke rekomendasi proaktif ini diprediksi akan memperkuat struktur harga Bitcoin seiring dengan masuknya modal jangka panjang dari sektor kekayaan pribadi.


Pendidikan Penasihat Sebagai Kunci Utama

Berbeda dengan pembelian mandiri di bursa kripto, akses melalui Merrill menekankan pada pelatihan penasihat. Bank telah menyiapkan modul khusus agar para profesional mereka dapat menjelaskan risiko dan potensi Bitcoin dalam konteks manajemen risiko portofolio secara keseluruhan.

Hal ini menunjukkan bahwa bank tidak hanya mengejar tren, tetapi berusaha mengintegrasikan Bitcoin ke dalam standar layanan perbankan swasta yang konservatif.


"Keputusan Bank of America untuk secara proaktif menawarkan ETF Bitcoin adalah pengakuan bahwa Bitcoin telah berevolusi dari eksperimen digital menjadi komponen penting dalam diversifikasi portofolio modern."

977

Related Posts

Artikel terkait yang mungkin Anda suka

View All

Latest Posts

Artikel terbaru dari blog kami