- 06 Jan 2026, 16.06
- 2 min read
Revolusi Pembayaran Digital: Penggunaan Kartu Kripto Visa Melonjak 525% di Tahun 2025
Tahun 2025 menjadi titik balik bagi kartu pembayaran berbasis kripto yang beroperasi di jaringan Visa, dengan lonjakan pengeluaran total sebesar 525%. Berdasarkan data Dune Analytics, volume transaksi bulanan meroket dari $14,6 juta pada Januari menjadi $91,3 juta pada Desember. Pertumbuhan yang stabil ini menunjukkan bahwa aset digital telah bertransformasi dari instrumen spekulasi menjadi alat perdagangan sehari-hari yang tepercaya untuk kebutuhan rutin seperti belanja, langganan, hingga perjalanan.

Kripto Jadi Alat Bayar Utama: Lonjakan Masif Kartu Visa di Tahun 2025
Kartu pembayaran yang terhubung dengan aset kripto melalui jaringan Visa mencatatkan rekor pertumbuhan dramatis sepanjang tahun 2025. Data terbaru menunjukkan bahwa aset digital kini telah melampaui fase spekulasi murni dan mulai terintegrasi secara mendalam ke dalam aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat global.
Berdasarkan analisis data dari Dune Analytics, total pengeluaran gabungan pada kartu-kartu tersebut melonjak tajam hingga 525% hanya dalam waktu satu tahun.
Tren Pertumbuhan Berkelanjutan
Pertumbuhan ini tidak terjadi sebagai lonjakan tunggal yang bersifat sementara, melainkan sebuah peningkatan konsisten setiap bulannya. Pola ini menandakan adanya adopsi berkelanjutan di mana pengguna mulai membiasakan diri menggunakan jalur kartu yang sudah familiar untuk menghabiskan aset digital mereka.
- Januari 2025: Total pengeluaran tercatat sebesar $14,6 juta.
- Desember 2025: Angka tersebut melesat hingga mencapai $91,3 juta.
Pemimpin Pasar: EtherFi dan Cypher
Beberapa penyedia kartu kripto menjadi motor penggerak utama dalam tren ini. Laporan menyebutkan enam program kartu Visa utama, di antaranya dari platform pembayaran GnosisPay dan Cypher, serta proyek DeFi seperti EtherFi, Avici Money, Exa App, dan Moonwell.
Di antara jajaran tersebut, kartu EtherFi memimpin dengan total pengeluaran tahunan mencapai $55,4 juta, diikuti oleh Cypher di posisi kedua dengan $20,5 juta. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna lebih menyukai platform yang menawarkan likuiditas tinggi dan integrasi mulus dengan ekosistem DeFi.
Transformasi Perilaku Konsumen
Peningkatan volume transaksi ini menegaskan perubahan besar dalam cara pengguna memandang kripto. Aset digital tidak lagi hanya disimpan di bursa (exchange) menunggu kenaikan harga, tetapi aktif digunakan untuk:
- Kebutuhan Rutin: Pembelian bahan makanan di toko fisik.
- Gaya Hidup: Pembayaran langganan layanan digital dan perjalanan.
- Kebutuhan Harian: Belanja kebutuhan rumah tangga yang sebelumnya hanya dilakukan dengan uang fiat.
Kemudahan penggunaan kartu Visa yang didukung oleh infrastruktur stablecoin yang semakin matang telah menghilangkan hambatan teknis bagi pengguna awam.
"Peningkatan volume pengeluaran ini mengonfirmasi bahwa kripto bukan lagi sekadar teknologi eksperimental, melainkan alat yang sepenuhnya siap untuk transaksi keuangan sehari-hari." — Alex Obchakevich, Peneliti Polygon.
Outlook 2026: Fokus pada Stablecoin
Menutup tahun 2025, Visa semakin agresif dengan memperkuat infrastruktur settlement menggunakan stablecoin (seperti USDC) di berbagai jaringan blockchain seperti Ethereum, Solana, dan Avalanche. Langkah ini, ditambah dengan pembentukan tim penasihat stablecoin pada Desember 2025, diprediksi akan terus mendorong pertumbuhan penggunaan kartu kripto ke tingkat yang lebih tinggi di tahun 2026.
Related Posts
Artikel terkait yang mungkin Anda suka
Texas Jadi Negara Bagian Pertama di AS yang Membeli Bitcoin untuk Kas Resmi

Pakistan Pertimbangkan Gunakan Surplus Energi 20 GW untuk Dukung Infrastruktur Bitcoin Mining & AI

The Fed Pangkas Suku Bunga 25 BPS, Prioritaskan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja di Tengah Inflasi

Bhutan Luncurkan Token Berdaulat $TER Berbasis Emas di Blockchain Solana

GoTyme Bank Digital Filipina Tawarkan Akses Kripto Langsung ke Jutaan Nasabah Melalui Kemitraan Alpaca

NEAR Protocol Capai Tonggak 1 Juta Transaksi per Detik Berkat Upgrade Nightshade 2.0

Latest Posts
Artikel terbaru dari blog kami









