- 05 Jan 2026, 09.29
- 2 min read
Senat AS Siap Bahas RUU Struktur Pasar Kripto pada Januari 2026
Komite Perbankan Senat Amerika Serikat dijadwalkan akan memajukan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) struktur pasar aset digital pada minggu kedua Januari 2026. Setelah mengalami penundaan akibat kekhawatiran terkait keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan dinamika politik internal, sesi pembahasan kali ini fokus pada "Undang-Undang Inovasi Keuangan Bertanggung Jawab" (Responsible Financial Innovation Act). Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya legislatif untuk memberikan kepastian hukum bagi industri kripto, dengan dukungan dari organisasi advokasi seperti The Digital Chamber yang optimis akan adanya kejelasan struktur pasar di awal tahun ini.

Terobosan Legislatif: Senat AS Jadwalkan Pembahasan RUU Kripto pada Januari 2026
Setelah melalui penundaan yang berkepanjangan, Komite Perbankan Senat Amerika Serikat diperkirakan akan mengambil langkah maju dalam menyusun regulasi aset digital. Laporan terbaru menunjukkan bahwa para anggota komite akan memulai pembahasan rancangan undang-undang (RUU) struktur pasar pada minggu kedua Januari.
Fokus utama dalam sesi ini adalah pembahasan intensif mengenai Undang-Undang Inovasi Keuangan Bertanggung Jawab (Responsible Financial Innovation Act), sebuah regulasi yang diharapkan dapat menjadi kompas baru bagi industri aset digital di Negeri Paman Sam.
Mengatasi Hambatan Legislatif
Perkembangan ini menandakan berakhirnya kebuntuan politik yang sempat menghambat progres regulasi kripto selama beberapa waktu terakhir. Beberapa faktor yang sebelumnya menjadi penghalang meliputi:
- Kekhawatiran terhadap DeFi: Anggota parlemen dari Partai Demokrat menyatakan kekhawatiran mendalam terkait mekanisme keuangan terdesentralisasi dan perlindungan konsumen.
- Instabilitas Pemerintahan: Penutupan pemerintah (government shutdown) terlama dalam sejarah AS sempat mengalihkan fokus parlemen dari pembahasan regulasi teknologi keuangan.
Optimisme dari Industri
Para pelaku industri dan organisasi advokasi menyambut baik langkah Senat ini. Cody Carbone, CEO dari The Digital Chamber, menyatakan optimismenya bahwa pembahasan ini merupakan sinyal positif bagi ekosistem aset digital secara keseluruhan.
Carbone memprediksi bahwa Senat akan mengadakan setidaknya satu kali sesi pembahasan krusial mengenai struktur pasar yang selama ini tertunda. Langkah ini dipandang perlu untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi investor institusional maupun ritel.
"Januari akan menjadi bulan yang menentukan bagi masa depan regulasi aset digital di Amerika Serikat. Kejelasan struktur pasar adalah kunci utama untuk mendorong inovasi yang bertanggung jawab."
Dampak Bagi Pasar Global
Kepastian hukum dari Senat AS sangat dinantikan oleh pasar global. Sebagai pusat likuiditas dunia, arah kebijakan yang diambil oleh Amerika Serikat melalui Responsible Financial Innovation Act kemungkinan besar akan menjadi standar referensi bagi regulator di negara-negara lain yang sedang merumuskan kebijakan serupa.
Dengan adanya jadwal pembahasan yang jelas, pelaku industri kini bersiap menghadapi fase baru di mana kepatuhan dan inovasi berjalan beriringan di bawah payung hukum yang lebih kuat.
Related Posts
Artikel terkait yang mungkin Anda suka
NEAR Protocol Capai Tonggak 1 Juta Transaksi per Detik Berkat Upgrade Nightshade 2.0

Pakistan Pertimbangkan Gunakan Surplus Energi 20 GW untuk Dukung Infrastruktur Bitcoin Mining & AI

Federal Reserve Pangkas Suku Bunga 25 BPS ke 3,50-3,75%, Sinyal Wait-and-See

Bhutan Luncurkan Token Berdaulat $TER Berbasis Emas di Blockchain Solana

Texas Jadi Negara Bagian Pertama di AS yang Membeli Bitcoin untuk Kas Resmi

SEC Rilis Panduan Kustodian Kripto, Dorong Integrasi Aset Digital ke Sistem Perbankan

Latest Posts
Artikel terbaru dari blog kami









